Tujuan dan Fungsi Pendidikan Anak Usia Dini

Tujuan dan Fungsi Pendidikan Anak Usia Dini

AnggriaNovita.com – Tujuan dan fungsi pendidikan anak usia dini adalah untuk mengembangkan berbagai minat, dan potensi yang dari seorang anak. Serta memberikan kesempatan bagi anak sejak usia dini, untuk mempersiapkan kehidupan dan beradaptasi dengan lingkungannya. Dengan kata lain, PAUD adalah satu jеnjаng sebelum реndіdіkаn dаѕаr уаng di khususkan untuk seorang аnаk dengan usia dini.

Tujuan dan Fungsi Pendidikan Anak

Pada prosesnya praktiknya, dіlаkukаn pemberian rangsangan реndіdіkаn untuk membantu pertumbuhan dan реrkеmbаngаn jаѕmаnі dan rоhаnі si anak. Agаr si anak siap memasuki pendidikan lebih lanjut yang pada jаlur fоrmаl, non formal, dаn informal.

Namun, prosesnya dіlаkukаn dengan memberi rangsangan реndіdіkаn untuk membantu pertumbuhan dan реrkеmbаngаn jаѕmаnі dan rоhаnі. Agаr si anak siap memasuki jenjang pendidikan lebih lanjut.

Foto Ilustrasi oleh Naomi Shi dari Pexels

Kesimpulannya, tujuan pendidikan anak usia dini adalah mempersiapkan anak sejak dini untuk mempersiapkan diri menghadapi kehidupan dan beradaptasi dengan lingkungannya.

Tujuan Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Ahli

Oleh karena itu, peranan orang tua dalam pendidikan anak merupakan satu upaya meningkatkan keterampilan dari sang anak. Untuk dikembangkan dalam pendidikan melalui pembinaan dan pendampingan yang terpadu.

Pendidikan anak usia dini di Indonesia memiliki beberapa karakteristik yang sangat berbeda dengan di luar negeri. Oleh karena itu, PAUD di luar negeri umumnya hanya terbagi menjadi dua (dua) jenis yaitu Taman Kanak-kanak atau Play Group dan Day Care. Sedangkan di Indonesia ada 4 (empat) jenis yaitu ;

  • Taman Kanak-Kanak (Kindergarten)
  • Kelompok Bermain (Play Group)
  • Taman Penitipan Anak (Day Care)
  • Montessori School (Sekolah Montessori)

Selanjutnya, tujuan dan fungsi pendidikan anak diartikan sebagai satu upaya pengoptimalan serta mencari cara menggali potensi anak melalui pola pengasuhan terpadu.

Baca Juga : Cara Menggali Potensi Anak, Ini Strateginya!

Dengan kata lain, secara umum tujuan pendidikan anak usia dini adalah untuk mengembangkan berbagai keterampilan agar anak sejak usia dini beradaptasi dengan lingkungannya.

Foto Ilustrasi dari Pexels

Namun tujuan paling umum dari pendidikan anak usia dini adalah sebagai berikut :

  • Memperkenalkan aturan dan disiplin kepada anak-anak di dunia sekitanya:
  • Memperkenalkan kebiasaan dan perilaku yang baik;
  • Mengembangkan keterampilan komunikasi dan sosial;
  • Mengembangkan kreativitas dan keterampilan anak-anak;
  • dan membuat anak-anak bersiap untuk jenjang pendidikan selanjutnya.

Tujuan Pendidikan AUD Menurut Jean Piaget

Jean Piaget (1972) mengemukakan bagaimana anak-anak belajar; Anak-anak belajar dengan berinteraksi dengan lingkungan. Anak-anak harus dapat melakukan eksperimen dan penelitian dengan cara mereka sendiri.

Bagikan:

Anggria Novita, M.Pd

Anggria Novita, M.Pd

Seorang alumni FITK PIAUD UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, juga aktif sebagai dosen dan Penulis Pendidikan Anak Usia Dini.

10 pemikiran pada “Tujuan dan Fungsi Pendidikan Anak Usia Dini”

  1. Berharap kepada semua lembaga bisa lebih sigap dalam menjalankan program pendidikan secara global, dan saya sangat berharap indonesia semakin tinggi tingkat pendidikan tentang Ahlak. Karena sejak lama Generasi kita sudah diracuni media serta kemajuan Technology.

    Salam Sukses Selalu

    • Aamin, semoga generasi kita bisa mewujudkan Indonesia Hebat ya kak.
      Terima kasih ya kak atas pernyataan nya 😉

  2. Artikel yg memuat informasi penting & menarik.. sangat dibutuhkan utk para pencari referensi ilmu ttg pengembangan anak usia dini..

    Smoga blog & artikelnya semakin berkembang & banyak membagikan informasi2 bermanfaat ya

  3. Anak-anak dasarnya banyak mengeksplor kemampuan melalui bermain Kak. Terima kasih sudah berbagi informasi.

    • Benar mba, karena hakikatnya dunia anak itu hanya bermain. Bukan bermain sembarangan, namun permainan yang mendukung eksplorasi pengetahuan sang anak.

  4. Bagus sekali manfaat PAUD.
    Yang selama ini dipahami bagi orangtua zaman dulu adalah PAUD seperti menelantarkan anak. Padahal lebih ke fungsi pelatihan yang lebih fokus, karena terdapat fasilitas dan guru yang memahami tumbuh kembang anak.

    • Dikarenakan orang tua “dulu” belum banyak menerima edukasi seperti zaman sekarang, makanya terjadi salah paham dengan lembaga-lembaga PAUD. Thanks ya mba komentarnya 😉

  5. Waah ternyata bagus sekali yaa manfaat PAUD, melatih anak untuk mengembangkan keterampilannya sejak dini. Kadang mikir sih, harus gak yaa nanti anak tuh masuk PAUD dulu atau engga. Tapi dr baca artikel ini dapet sedikit pencerahan tentang itu. Thanks ya kak sudah sharing

    • Sebenarnya masuk PAUD atau tidak itu kembali ke pilihan orang tua mba..
      Tapi yang jadi Ironinya dalah peraturan sekarang (kebanyakan) mengharuskan anak lulus PAUD yang terkareditasi Dinas Pendidikan setempat untuk masuk ke jenjang pendidikan Sekolah Dasar.
      Demikian mba, semoga bermanfaat ya 🙂

Komentar ditutup.

Maaf, fitur klik kanan tidak tersedia!